berita-bola

Rekap Hasil Pekan Lalu Piala Dunia 2026: Kejutan, Laga Bagus, Statistik

17 Juli 2026

Pekan lalu Piala Dunia 2026 menyajikan delapan laga yang menentukan siapa yang layak berlaga di final. Argentina dan Spanyol keluar sebagai pemenang, masing-masing mengalahkan Inggris dan Prancis di semifinal. Tapi sebelum itu, ada kejutan dari Norwegia yang hampir menjegal Inggris, serta dominasi Prancis yang tak terbendung. Mari kita bedah satu per satu.

Argentina vs Inggris: Drama yang Tak Terduga

Semifinal antara Inggris dan Argentina berakhir 2-1 untuk Argentina. Inggris unggul lebih dulu, tapi Argentina membalikkan keadaan di babak kedua. Pelatih Inggris Thomas Tuchel, setelah gagal ke final, menyoroti "DNA Inggris" yang dianggapnya kurang greget saat menghadapi tekanan. Ini bukan sekadar soal taktik; Tuchel menyiratkan masalah mentalitas yang sudah lama menjadi polemik. Argentina, di sisi lain, tampil pragmatis — mereka tidak mendominasi penguasaan bola, tapi efisien dalam transisi. Lionel Messi, yang disebut-sebut bisa menembus dua digit gol, menambah satu gol lagi ke koleksinya. Apakah ia bisa menjadi top skor? Masih ada final.

Prancis Tumbang: Spanyol Lebih Cerdas

Spanyol mengalahkan Prancis 2-0 di semifinal lainnya. Ini bukan kemenangan yang mengejutkan, mengingat performa Spanyol sepanjang turnamen. Tapi yang menarik adalah bagaimana Spanyol mematikan lini serang Prancis. Kylian Mbappe, yang juga bersaing menjadi top skor, gagal mencetak gol. Lamine Yamal dan Pedro Porro, dua pemain andalan Spanyol, sempat menjalani latihan terpisah jelang final — tanda bahwa Spanyol berhati-hati dengan kebugaran pemain mudanya. Spanyol tidak hanya menang, mereka mengontrol tempo permainan. Prancis tidak punya jawaban untuk pressing tinggi Spanyol.

Norwegia vs Inggris: Kejutan yang Hampir Terjadi

Di pertandingan lain, Norwegia hampir mengalahkan Inggris. Skor akhir 2-1 untuk Inggris, tapi Norwegia memberikan perlawanan sengit. Ini adalah laga yang menunjukkan bahwa Inggris tidak sekokoh yang dikira. Jika Norwegia lebih beruntung di depan gawang, hasilnya bisa berbeda. Inggris selamat berkat pengalaman, bukan karena kualitas permainan. Pertandingan ini juga mempertegas bahwa level tim-tim Eropa semakin merata. Norwegia, yang tidak diunggulkan, nyaris membuat kejutan besar.

Argentina 3-1 Swiss: Messi Masih Berbahaya

Argentina mengalahkan Swiss 3-1 di perempat final. Messi mencetak satu gol dan memberikan assist. Swiss sebenarnya bermain disiplin, tapi kualitas individu Argentina membuat perbedaan. Pertandingan ini juga menunjukkan bahwa lini belakang Argentina masih rentan — Swiss sempat mencetak gol dan menciptakan beberapa peluang. Tapi dengan Messi di performa terbaik, Argentina sulit dihentikan. Final melawan Spanyol akan menjadi ujian sesungguhnya.

Spanyol vs Belgia: Ujian Kecil Sebelum Final

Spanyol menang 2-1 atas Belgia. Pertandingan ini lebih ketat dari yang diperkirakan. Belgia sempat menyamakan kedudukan, tapi Spanyol punya kedalaman skuad yang luar biasa. Gol kemenangan dicetak oleh pemain pengganti — bukti bahwa Spanyol tidak hanya mengandalkan starter. Ini adalah modal berharga jelang final. Sementara itu, Prancis mengalahkan Maroko 2-0 tanpa kesulitan berarti. Maroko tidak sekuat empat tahun lalu, dan Prancis bisa mengatur ritme.

Statistik yang Menarik: Gol Messi dan Mbappe

Dua nama mendominasi perbincangan top skor: Lionel Messi dan Kylian Mbappe. Keduanya sudah mencetak puluhan gol (secara spesifik lima gol lebih) dan berpeluang menembus dua digit. Messi lebih konsisten, Mbappe lebih eksplosif. Namun, fakta bahwa keduanya masih bermain di final menunjukkan bahwa Piala Dunia ini adalah panggung para superstar. Siapa pun yang menang, rekor gol kemungkinan akan pecah. Selain itu, harga tiket final yang tembus Rp1 miliar menunjukkan antusiasme luar biasa — laga ini disebut sebagai "laga abadi" oleh media Argentina.

Final Spanyol vs Argentina akan menjadi pertarungan gaya: penguasaan bola Spanyol melawan transisi cepat Argentina. Wasit Slavko Vincic ditunjuk untuk memimpin laga. Satu hal yang pasti: pekan lalu membuktikan bahwa Piala Dunia 2026 penuh kejutan. Kini tinggal menunggu siapa yang layak menjadi juara.